Penataan Ulang Layout Gudang Bahan Kering untuk Meningkatkan Efisensi di PT Quartindo Sejati Furnitama
Kata Kunci:
Dedicated Storage, Efisiensi, Fishbone Diagram, Industri Furnitur, Tata Letak GudangAbstrak
Gudang bahan kering memiliki peran strategis dalam mendukung kelancaran proses produksi furnitur, khususnya sebagai penghubung antara proses kiln dry dan moulding. Namun, tata letak gudang bahan kering di PT Quartindo Sejati Furnitama belum optimal sehingga menyebabkan jarak perpindahan material yang jauh, alur kerja tidak terintegrasi, serta penumpukan material pada area bongkar. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan efisiensi operasional gudang bahan kering. Untuk mengidentifikasi akar penyebab masalah, digunakan fishbone chart yang mengelompokkan faktor penyebab ke dalam aspek man, method, machine, material, environment, dan measurement. Penataan ulang layout menggunakan metode Dedicated Storage. Metode penelitian yang digunakan adalah mixed methods dengan pendekatan sequential exploratory, melalui observasi lapangan, wawancara, pengukuran jarak dan waktu perpindahan material, serta analisis kuantitatif tata letak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa layout aktual memiliki total jarak perpindahan material sebesar 2.641 meter dengan waktu perpindahan rata-rata 77 menit per pallet. Setelah dilakukan perancangan ulang layout, jarak perpindahan berkurang menjadi 1.368,5 meter dan waktu perpindahan menjadi 65 menit per pallet, sehingga terjadi peningkatan efisiensi sebesar 48,17% dari sisi jarak dan 15,58% dari sisi waktu. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa metode Dedicated Storage efektif diterapkan pada gudang bahan kering dengan sistem manual dan jenis material yang terbatas.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Yessi Nasia Ulfia, Iqbal Khoirul Anam

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.








