Perancangan Table Lamp Bentuk Kepala Harimau dari Cerita Folklor “Si Loreng”
Kata Kunci:
lampu meja, folklor, si loreng, teknik cetak tuang, semen putihAbstrak
Perancangan ini bertujuan untuk menciptakan produk table lamp (lampu meja) yang mengintegrasikan fungsi pencahayaan dengan nilai estetika dan filosofis dari budaya lokal. Inspirasi utama diambil dari folklor “Si Loreng” dari Desa Panyalahan, Tasikmalaya, yang mengisahkan kesetiaan, perlindungan, dan pengorbanan seekor harimau. Konsep desain yang diangkat adalah representasi kepala harimau sebagai "penjaga ruangan" dan simbol perlindungan dari kegelapan. Realisasi bentuk dilakukan dengan teknik cetak tuang, menggunakan material semen putih (white cement). Pemilihan white cement didasarkan pada karakteristiknya yang memiliki kehalusan butir, kekuatan struktural, dan warna cerah netral, sehingga cocok untuk keperluan dekoratif. Proses perancangan melibatkan enam tahapan utama: sketching dan pembuatan cetakan styrofoam, pencetakan white cement dengan penulangan kawat, pembuatan detail clay (miniatur manusia, mata, mulut harimau), pewarnaan, perakitan LED, dan finishing dengan penutup akrilik bening. Hasil akhir berupa table lamp dengan dimensi diameter 25 cm dan tinggi 28 cm, yang diharapkan dapat menghasilkan produk dekoratif fungsional yang kuat, elegan, dan sarat akan pesan moral serta nilai budaya.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Mukhamad Rizky Perdana, salma afifah, Nia Emilda, Carina Sarasati

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution 4.0 International License.








